Sajak-sajak Ummi Ulfatus Syahriyah
Oleh Ummi Ulfatus Syahriyah Di Balik Jendela Kereta Bising pikiran berdiang dalam rel a…
Oleh Ummi Ulfatus Syahriyah Di Balik Jendela Kereta Bising pikiran berdiang dalam rel a…
Oleh Ayu Alfiah Jonas Patra bergegas menuju rumah sakit yang dimaksud Nusan. Sebelum s…
Oleh Amelia Fitriani Pagi di Kinabalu I Kecupan anginmu, Kinabalu Pada jenjang leher pe…
Oleh Eka Gilang Wicaksana Sulaiman Pagi ini istriku pulang ke rumah orang tuanya setela…
Oleh Ahmad Amin Cerminan di tengah pergulatan batin kata-kata berhamburan melayang sepe…
Oleh May Wagiman Tokyo, Mei 2024. “... akhirnya dia mati di sini. Broken hearted …,” …
Oleh Sultan Musa KARENA KAU UNTUK SESEORANG Walau kau bukan kenangan, namun tak pernah…
Oleh Dzikrina Dian Cahyani Dalam Dekapan Waktu Sebetar di sini menetapi tepian danau s…
Oleh Mara Uliyah Peluit kapal mendengking udara, menembus suara lalu lalang kendaraan. …
Oleh Ahmad Rizki JALAN MARUGA * kebahagiaan tertutup oleh gedung wali kota, dan tak be…
Oleh Mahwi Air Tawar Bruddin, Rasol, dan beberapa orang lainnya berjalan sambil bersiul…
Oleh Ahmad Rizki PURNAMA, JALAN PAHLAWAN Hai, Dik. Mari ingat kembali rumah suka yang k…
Our website uses cookies to improve your experience. Learn more